Tonton tutorialnya
Langkah 1: Tambahkan Gaussian Blur ke klipmu
Buka panel Effects (Window > Effects) dan ketik Gaussian Blur di kotak pencarian. Kamu akan menemukannya di Video Effects > Blur & Sharpen. Klik dan seret ke klip videomu di timeline.

Lebih cepat dengan BetterFX: lewati panel Effects. Tekan pintasan BetterFX, ketik beberapa huruf pertama Gaussian Blur, lalu tekan Enter untuk menerapkannya ke klip yang dipilih. Dapatkan BetterFX
Langkah 2: Atur keyframe awal
Saat klip terpilih, buka panel Effect Controls. Pindahkan playhead ke titik tempat kamu ingin zoom dimulai. Lalu klik stopwatch di samping Scale (di bagian Motion) untuk membuat keyframe Scale pertama. Di titik yang sama, buat keyframe untuk Blurriness pada efek Gaussian Blur dengan mengklik stopwatch-nya juga. Biarkan nilai Blurriness di 0 agar klip dimulai dalam keadaan benar-benar tajam.
Langkah 3: Zoom in dan atur keyframe akhir
Sekarang pindahkan playhead ke titik tempat kamu ingin klip tampil zoom penuh. Ubah nilai Scale sampai kamu puas dengan tampilannya. Keyframe baru muncul otomatis. Zoom yang sedang biasanya terlihat paling bagus, karena blur sudah menambah banyak energi pada gerakan.
Selanjutnya, klik tombol keyframe (lingkaran kecil) di samping Blurriness untuk menambahkan keyframe Blurriness kedua di posisi ini. Nilainya harus tetap 0, agar klip mendarat tajam lagi.
Langkah 4: Tambahkan blur di tengah
Inilah langkah yang menciptakan efeknya. Perbesar timeline di Effect Controls agar keyframe terlihat jelas, lalu letakkan playhead di antara dua set keyframe. Ubah nilai Blurriness menjadi 20. Premiere membuat keyframe ketiga, dan sekarang klip menjadi buram saat zoom, lalu menajam di akhir.

Blur kurang? Naikkan angkanya. Terlalu banyak? Turunkan. Nilainya bisa kamu sesuaikan dengan footage, dan zoom yang lebih pendek biasanya butuh blur lebih sedikit daripada yang panjang.
Langkah 5: Haluskan dengan Ease In dan Ease Out
Saat ini gerakannya linear, yang terlihat agak kaku. Seret kotak seleksi di sekeliling semua keyframe di Effect Controls untuk menyorotnya. Lalu klik kanan salah satunya dan pilih Ease In. Klik kanan lagi dan pilih Ease Out. Sekarang zoom dimulai dengan lembut, mempercepat, dan berhenti dengan halus, dan itulah yang membuatnya terasa seperti gerakan kamera sungguhan.

Lebih halus dengan EaseFlow: pilih keyframe dan terapkan kurva easing sungguhan dengan satu klik, tanpa klik kanan dua kali atau menyeret handle Bezier. Lihat EaseFlow
Tekan spasi untuk memutarnya. Jika terasa terlalu lambat, seret keyframe agar lebih berdekatan. Jika blur masih terlihat setelah zoom berakhir, periksa apakah keyframe Blurriness terakhirmu diatur ke 0. Untuk cara lain memoles gerakan berbasis keyframe, baca panduan kami tentang easing keyframe di Premiere Pro.
Tips
- Buat singkat. Blur zoom paling bagus berdurasi sekitar setengah detik sampai satu detik. Zoom yang lebih panjang mulai terasa seperti push-in lambat, bukan efek.
- Sesuaikan dengan beat. Letakkan puncak blur pada hentakan di musikmu atau pada sebuah cut untuk dampak terbesar.
- Periksa resolusimu. Menskalakan lebih dari 100 memperbesar footage, jadi jika klip tampak lembut setelah zoom, gunakan nilai Scale yang lebih kecil atau footage beresolusi lebih tinggi.
FAQ
Apakah efek blur zoom berfungsi di klip apa pun?
Ya. Gaussian Blur dan Scale sudah bawaan Premiere Pro, jadi kamu bisa memakai keyframe yang sama pada klip video, gambar, atau bahkan sekuens nested.
Kenapa zoom saya terlihat patah-patah?
Biasanya keyframe-nya masih linear. Pilih semuanya lalu terapkan Ease In dan Ease Out seperti ditunjukkan di Langkah 5, dan gerakannya akan langsung halus.
Bagaimana cara memakai blur zoom sebagai transisi antara dua klip?
Letakkan puncak zoom dan blur di akhir klip pertama, lalu lakukan hal yang sama secara terbalik di awal klip kedua. Blur menyembunyikan cut, sehingga terasa seperti satu gerakan yang menyatu.
Ingin lebih banyak efek dan transisi siap pakai tanpa membuatnya dari nol? Jelajahi koleksi preset gratis dan letakkan langsung ke klipmu.








