Tonton tutorialnya
Langkah 1: Buka Speed/Duration
Letakkan klipmu di timeline, lalu klik kanan dan pilih Speed/Duration dari menu. Kamu juga bisa memilih klip lalu menekan Ctrl + R (Cmd + R di Mac). Jendela kecil Clip Speed / Duration akan terbuka.

Langkah 2: Turunkan kecepatan
Kolom Speed dimulai dari 100 %. Ketik angka yang lebih rendah untuk memperlambat klip. Video memakai 60, yang meregangkan klip dari sekitar 5 detik 26 frame menjadi 9 detik 23 frame. Apa pun di bawah 100 persen adalah slow motion, jadi turunkan lagi untuk efek yang lebih dramatis. Duration ikut berubah otomatis karena kedua kolom saling terhubung.

Biarkan Ripple Edit, Shifting Trailing Clips tercentang atau tidak, sesuai editanmu. Jika ada klip lain tepat setelah klip ini, mencentangnya akan menggeser klip tersebut agar tidak ada yang tumpang tindih.
Langkah 3: Atur Time Interpolation ke Optical Flow
Inilah langkah yang membuat slow motion halus. Di bagian bawah jendela, buka drop-down Time Interpolation. Ada tiga pilihan:
- Frame Sampling: mengulang frame yang sudah ada. Cepat, tetapi gerakan bisa terlihat patah-patah.
- Frame Blending: memadukan frame yang bersebelahan. Lebih halus, tetapi bisa terlihat berbayang.
- Optical Flow: menganalisis gerakan dan membuat frame perantara yang benar-benar baru. Ini menghasilkan slow motion paling halus.
Pilih Optical Flow lalu klik OK.

Langkah 4: Render klip
Optical Flow membutuhkan banyak tenaga komputasi, jadi pemutaran bisa tersendat di awal dan muncul garis merah di atas klip pada timeline. Pilih klip lalu buka Sequence > Render Selection. Premiere memproses frame baru, dan setelah selesai garisnya berubah hijau sehingga kamu bisa memutar slow motion secara real time. Jika kamu bekerja dengan titik in dan out, Render In to Out juga bisa dipakai.

Langkah 5: Bandingkan sebelum dan sesudah
Putar klip dan bandingkan dengan aslinya. Dengan Optical Flow gerakan seharusnya meluncur, padahal frame sampling biasa akan melompat. Jika kamu melihat distorsi di sekitar anggota tubuh atau tepi yang bergerak cepat, coba persentase kecepatan yang sedikit lebih tinggi atau beralih ke Frame Blending untuk klip itu.
Tips
- Rekam dengan frame rate tinggi. Footage 60 fps atau lebih bisa diperlambat jauh lebih bersih daripada 24 atau 30 fps. Lihat panduan kami tentang mengubah frame rate di Premiere Pro untuk penjelasan lebih lanjut tentang cara kerjanya.
- Jaga latar belakang tetap sederhana. Optical Flow kesulitan ketika objek melintas di depan latar belakang yang ramai, sehingga tepinya jadi menyeret.
- Render sebelum ekspor. Render juga membuat kamu jauh lebih mudah memeriksa slow motion saat mengedit.
FAQ
Bagaimana cara membuat slow motion halus di Premiere Pro?
Klik kanan klip, pilih Speed/Duration, turunkan persentase Speed, dan atur Time Interpolation ke Optical Flow. Lalu render klipnya.
Mengapa slow motion saya terlihat patah-patah?
Secara default Premiere memakai Frame Sampling, yang hanya mengulang frame yang ada. Beralihlah ke Optical Flow atau Frame Blending untuk mengisi celah dengan frame baru.
Mengapa klip Optical Flow saya terdistorsi atau glitch?
Optical Flow menebak frame yang hilang, sehingga gerakan cepat dan latar belakang ramai bisa menimbulkan artefak. Perlambat klip lebih sedikit, atau pakai footage yang direkam dengan frame rate lebih tinggi.
Mau awal yang lebih cepat untuk editan berikutnya? Jelajahi 500+ preset Premiere Pro.







